Rabu, 10 Januari 2018

PROAKTIF



Pengertian Proaktif

Proaktif adalah suatu tindakan seseorang yang memiliki banyak tindakan yang mengarah ke hal-hal yang positif. Orang yang Proaktif selalu memiliki rangsangan, kesadaran diri, imajinasi, suara hati, kehendak bebas serta memiliki respon akan tetapi dia memiliki suatu pilihan untuk melakukan suatu hal yang bernilai positif.

Sikap Seseorang yang Proaktif

ü  Memiliki sikap yang mandiri, dia itu mampu dalam menghadapi dan menyelesaikan masalahnya sendiri tanpa bergantungan kepada orang lain.
ü  Memiliki sikap yang selalu bertanggungjawab terhadap pekerjaan ataupun tugas yang diberikan kepada dia dan mampu menyelesaikannya dengan baik dan benar.
ü  Selalu  memiliki inisiatif untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar sebelum orang-orang yang ada disekitarnya melakukan inisiatif tersebut.
ü  Memiliki sikap yang tidak mau menyalahkan orang lain, meskipun masalah yang muncul itu disebabkan oleh dirinya sendiri.
ü  Memiliki sikap yang pantang meyerah, peduli dan dan selalu mempunyai semangat  yang kuat.

Proaktif di Lingkungan Sekitar

Ø  Bertanggungjawab akan tugas yang diberikan.
Contoh : Rian memiliki seorang teman yang selalu tepat waktu dalam mengumpulkan  tugas yang diberikan oleh dosen-dosen. Dia itu sangat patut untuk dicontohi.

Ø  Memiliki sifat yang bisa mengatur waktu dengan baik.
Contohnya : Bagas dalam 1 minggu ini sering melihat banyak sekali orang yang mengatur waktunya dengan baik, yaitu semua teman kelas bagas apalagi pada saat mata kuliah KEPEMIMPINAN, jarang sekali teman-teman dan bagas yang  terlambat ke kampus.

Daftar Pustaka:

ADIL DALAM PERSPEKTIF ISLAM



Pengertian Adil dalam Islam 

Adil menurut bahasa adalah tidak berat sebelah, tidak memihak atau menyamakan yang satu dengan yang lain, meletakkan sesuatu pada tempatnya, bersikap proporsional, dan memihak kepada yang benar.
Adil menurut istilah adalah seimbang atau tidak memihak dan memberikan hak kepada orang yang berhak menerimanya tanpa ada pengurangan, dan meletakkan segala urusan pada tempat yang sebenarnya tanpa ada aniaya, dan mengucapkan kalimat yang benar tanpa ada yang ditakuti kecuali terhadap Allah SWT saja.Kemudian menetapkan suatu kebenaran terhadap dua masalah atau beberapa masalah untuk dipecahkan sesuai dengan aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh agama.
Sebagai umat Islam yang beriman, kita dituntut untuk selalu menegakan kebenaran karena Allah, bila kita menjadi saksi maka kita harus menjadi saksi yang sebenar-benarnya, dan sejujur-jujurnya.Kita tidak boleh berbohong atau memihak pada salah satu pihak, karena itu termasuk perbuatan yang tidak adil.

Macam-macam Adil

1.      Berlaku adil kepada Allah SWT, yaitu menjadikan Allah SWT sebagi satu-satunya Tuhan yang memiliki kesempurnaan.
2.       Berlaku adil pada diri sendiri, yaitu menempatkan diri pribadi pada tempat yang baik dan benar.
3.      Berlaku adil kepada orang lain, yaitu menempatkan orang lain pada tempat yang sesuai, layak, benar, memberikan hak orang lain dengan jujur dan benar serta tidak menyakiti serta merugikan orang lain.

Kewajiban Berlaku Adil

Wahai manusia bertakwalah kepada Allah, dan ketahuilah bahwa Allah ta’ala memerintahkan berbuat adil dan mengabarkan bahwa Ia mencintai orang-orang yang adil. Allah ta’ala berfirman yang artinya :”Sesungguhnya Allah memerintahkan berbuat adil dan baik”. (QS. An-Nahl : 90) “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang adil”. (QS. Al-Maidah :42) Adil adalah sikap tengah-tengah dalam segala sesuatu dan keadilan adalah karakter yang mengharuskan seseorang menjaga diri dari hilangnya kehormatannya. Rasulullah صلىاللهعليهوسلم berkata “Orang yang adil di sisi Allah di atas mimbar dari cahaya, mereka adalah orang-orang yang adil dalam hukum dan keluarga”. (HR. Muslim)

Daftar pustaka:
Elkan, 2016, “Keadilan dalam perspektif Islam”, https://a-makalah.blogspot.co.id/2016/06/makalah-tentang-keadilan-dalam.html

KERJASAMA




Pengertian Kerja sama

Manusia merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna diantara makhluk lain. Dengana akal budinya, manusia dapat berpikir dan menemukan cara-cara yang paling tepat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, baik kebutuhan sebagai makhluk individual maupun sebagai makhluk sosial. Salah satu cara yang ditemukan oleh manusia dalam rangka memenuhi kebutuhannya tersebut adalah kerja sama. manusia sadar bahwa tanpa kerja sama, mereka tidak mungkin memenuhi kebutuhannya sendiri secara layak.
Arti kerjasama itu sendiri adalah interaksi sosial antar individu atau kelompok yang secara bersama-sama mewujudkan kegiatan untuk mencapai tujuan bersama.

Pengertian Tentang Arti, Norma dan Masalah Kerja Sama

1) Arti kerja sama dalam berbagia kehidupan
Pada hakikatnya, manusia adalah makhluk individu sekaligus makhluk sosial. Sebagai makhluk individu manusia ingin diperhatikan, dihormati dan didahulukan kepentingannya.
Sebagai makhluk sosial, manusia selalu ingin berkumpul dengan manusia yang lain.
2) Norma kerja sama dalam berbagia kehidupan
Pada hakikatnya, manusia diciptakan Tuhan di muka bumi hanya untuk mengabdi kepada-Nya. Selain itu manusia diciptakan Tuhan agar hidup berkelompok, tolong menolong, dan bekerja sama atas dasar kebajikan. Manusia dilarang untuk saling bermusuhan dan berbuat kerusakan.
3) Masalah kerja sama dalam berbagai kehidupan
Sejarah bangsa Indonesia telah membuktikan bahwa apabila tidak ada kerja sama,maka gagallah semua perjuangan bangsa dalam meraih tujuan. Sejak tahun 1908 Organisasi Budi Utomo menerapkan perjuangan dengan cara menggalang persatuan, kesatuan dan koordinasi. Budi Utomo membangkitkan semangat nasional melalui usaha-usaha pendidikan dan kebudayaan.

Pola Kerja Sama Dalam Berbagai Kehidupan

Pola kerja sama antar pemeluk agama
Sebagaimana telah kita ketahui, masyarakat Indonesia terbentuk dari berbagai suku yang memeluk agama dan kepercayaan yang berbeda-beda.
Kita bangsa Indonesia harus tetap dapat menjaga dan melestarikan sikap toleransi dan kerja sama.
Usaha melestarikan kerukunan itu meliputi 3 macam, yang lebih dikenal dengan Tri Kerukunan umat beragama, yaitu :

a) Kerukunan intern umat beragama.
b) Kerukunan antar umat beragama yang berbeda.
c) Kerukunan umat beragama dengan pemerintah.


Daftar Pustaka:
Wordpres, 2012, “Kerja Sama”, https://fixguy.wordpress.com/makalah-kerja-sama/

BERSEMANGAT


PENGERTIAN BERSEMANGAT

Himmah (semangat) adalah gejolak yang terus bergelombang, angin puyuh yang bergulung-gulung. Dia adalah lompatan ke puncak, dan terbang ke angkasa. Himmah adalah hati yang bergolak, cita-cita yang memandang jauh ke depan. Barangsiapa yang dikarunia himmah, maka semangatnya akan membawa dirinya berkelana walaupun dia tinggal di tempatnya.
Hendaknya kita dalam hidup ini kita mempunyai semangat tinggi yang tidak mengenal lelah. Semua tenaga dan kemampuan yang kita miliki, kita gunakan untuk melakukan hal-hal yang berfaedah. Sama sekali tidak pantas apabila ada seorang mukmin yang kehilangan semangat untuk meraih cita-cita tinggi.

MOTIVASI

Motivasi adalah semangat yang mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu. Orang yang mempunyai motivasi kuat jika ia merasa dirinya masih belum sampai cita-cita mulia yang menjadi targetnya.
Ibnu Qayyim berkata, “Tanda-tanda benarnya keinginan keras adalah jika keinginan dan perhatian seseorang adalah Ridha Rabbnya dan bersiap siaga setiap saat untuk berjumpa dengan-Nya, dia akan menyesal atau gusar apa bila waktu berlalu bukan dalam keridhaan Dia. Segala hal urusannya, kesibukannya adalah dia tidak menaruh perhatian dan harapan kepada selain Allah baik di kala siang atau malam.”

SEMANGAT PARA SALAFUS SHOLEH

Al-Mutanabbi berkata, “Jika kamu mempunyai kemampuan untuk mengungguli ulama dan ahli zuhud, maka lakukanlah. Mereka adalah laki-laki biasa, kamu juga seperti mereka (laki-laki biasa). Orang yang hanya duduk-duduk saja tidak mau berusaha meningkatkan kualitas dirinya disebabkan rendahnya semangat dan rendahnya kemauan.

Ketika kematian datang menghampiri, Ibnu Taimiyah berkata kepada orang yang membacakan al-Qur’an di sisinya, “Bacakan al-Qur’an. Syahkhul Islam tersebut meninggal ketika al-Qur’an yang dibacakan untuknya sampai pada ayat “Orang-orang yang bertakwa kepada Allah masuk kedalam surga yang mempunyai taman-taman dan sungai-sungai. Penghuni surga duduk di tempat-tempat yang disenangi di sisi Allah, Maharaja yang memiliki kekuasaan tak terkira besarnya (QS Al-Qamar [54]54-55).
Imam Ahmad pernah ditanya sama sesorang, kapan anda beristirahat? Jawab beliau, “Aku beristirahat saat aku berada di surga.

Daftar Pustaka:

Kiblat, 2014, “Bersemangat dalam amal kebaikan”, https://www.kiblat.net/2014/12/15/bersemangat-dalam-amal-kebaikan/